C1 Pemilu 2014 KLIK DISINI

Berdasarkan Peraturan  Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 26 Tahun 2013 Tentang Pemungutan Dan Penghitungan Suara Di Tempat Pemungutan Suara Dalam Pemilihan Umum Angota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/ Kota

Surat Suara untuk Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota:

  1. 1 (satu) surat suara hanya dapat untuk dihitung 1 (satu) suara;
  2. Surat suara sebagaimana dimaksud pada angka 1 dinyatakan sah atau tidak sah;
  3. tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama Partai Politik, suaranya dinyatakan sah untuk Partai Politik;
  4. tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon anggota, suaranya dinyatakan sah untuk nama calon yang bersangkutan dari Partai Politik yang mencalonkan;
  5. tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar dan nama Partai Politik, serta tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari Partai Politik yang bersangkutan, suaranya dinyatakan sah untuk nama calon yang bersangkutan dari Partai Politik yang mencalonkan;
  6. tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama Partai Politik, serta tanda coblos lebih dari 1 (satu) calon pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari Partai Politik yang sama, suaranya dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik;
  7. tanda coblos lebih dari 1 (satu) calon pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari Partai Politik yang sama, suaranya dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik;
  8. tanda coblos lebih dari 1 (satu) kali pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama Partai Politik, tanpa mencoblos salah satu calon pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari
  9. Partai Politik yang sama, suaranya dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik;
  10. tanda coblos pada surat suara yang diblok warna abu-abu dibawah nomor urut dan nama calon terakhir, suaranya dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik;
  11. tanda coblos tepat pada garis kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar dan nama Partai Politik tanpa mencoblos salah satu calon pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon dari Partai Politik yang sama, suaranya dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik;
  12. tanda coblos tepat pada garis kolom yang memuat 1 (satu) nomor urut dan nama calon suaranya dinyatakan sah untuk nama calon yang bersangkutan;
  13. tanda coblos tepat pada garis yang memisahkan antara nomor urut dan nama calon dengan nomor urut dan nama calon lain dari Partai Politik yang sama, sehingga tidak dapat dipastikan tanda coblos tersebut mengarah pada 1 (satu) nomor urut dan nama calon, suaranya dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik;
  14. tanda coblos pada satu kolom yang memuat nomor urut tanpa nama calon disebabkan calon tersebut tidak lagi memenuhi syarat, dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik;
  15. tanda coblos pada satu kolom yang memuat nomor urut dan nama calon atau tanpa nama calon yang disebabkan calon tersebut meninggal dunia/tidak lagi memenuhi syaratdan tanda coblos pada satu kolom nomor urut dan nama calon dari satu Partai politik, dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk calon yang masih memenuhi syarat;
  16. tanda coblos lebih dari 1 (satu) kali pada kolom yang memuat nomor urut dan nama calon, dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk calon yang bersangkutan;
  17. tanda coblos pada satu kolom yang memuat nomor dan nama calon dan tanda coblos pada kolom abu-abu, dinyatakan sah untuk 1 (satu) calon yang memenuhi syarat;
  18. tanda coblos pada kolom yang memuat nomor, nama dan gambar Partai Politik yang tidak mempunyai daftar calon, dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Partai Politik.

 

b. Surat Suara sah untuk Anggota DPD:

  1. 1 (satu) surat suara hanya dapat dihitung untuk 1 (satu) suara;
  2. Surat suara sebagaimana dimaksud pada angka 1 dinyatakan sah atau tidak sah;
  3. tanda coblos pada kolom 1 (satu) calon yang memuat nomor urut, nama calon dan foto calon anggota DPD, dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Calon Anggota DPD yang bersangkutan;
  4. tanda coblos lebih dari satu kali pada kolom 1 (satu) calon yang memuat nomor urut, nama alon dan foto calon anggota DPD, dinyatakan sah 1 (satu) suara untuk Calon Anggota DPD yang bersangkutan;
  5. tanda coblos tepat pada garis kolom 1 (satu) calon yang memuat nomor urut, nama calon dan foto calon anggota DPD, dinyatakan sah 1
  6. (satu) suara untuk Calon Anggota DPD yang bersangkutan.

 

Link :

1.

Slide15 Slide16 Slide17 Slide18 Slide19 Slide20 Slide21 Slide22 Slide23 Slide24 Slide25 Slide26 Slide27 Slide28 Slide29

 

 

Berikut ini disampaikan Laporan Dana Kampanye Tahap Ke-II, yaitu :

1. Partai Nasdem

2. Partai Kebangkitan Bangsa_processed

3. Partai Keadilan Sejahtera

4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

5. Partai Golkar

6. Partai Gerindra

7. Partai Demokrat

8. Partai Amanat Nasional

9. Partai Persatuan Pembangunan

10.Partai Hanura

11.Partai Bulan Bintang

12.Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia

 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 dan Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Pemantau dan Tata Cara Pemantau Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014.

Dalam rangka melaksanakan Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014, maka KPU Kota Bengkulu membuka Pendaftaran Pemantau se-Kota Bengkulu meliputi Lembaga Swadaya Masyarakat, Badan Hukum Dalam Negeri, Pemantau Pemilu dari Perwakilan Negara Lain dan perseorangan dalam negeri yang tidak berkedudukan sebagai pengurus dan/atau anggota partai politik, serta perseorangan dari luar negeri. dengan persyaratan sebagai berikut :

1. Persyaratan Umum :

a) Bersifat Independent

b) Mempunyai Sumber Dana Yang Jelas

c) Terdaftar dan Memperoleh Akreditasi dari KPU, KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota sesuai dengan cakupan wilayah pemantaunya.

d) Bersifat Sukarela (Menanggung sendiri biaya pemantauan)

2. Pengambilan blanko tanggal 14 Agustus 2012 s/d 02 April 2014 (pada hari kerja) di Sekretariat KPU Kota Bengkulu, Jln. WR. Supratman No.08 Kel. Bentiring Permai Kota Bengkulu pada pukul 08.00 WIB s/d 14.00 WIB.

3. Blanko pendaftaran diserahkan paling lambat tanggal 02 April 2014 pukul 14.00 WIB di Sekretariat KPU Kota Bengkulu, Jln. WR. Supratman No.08 Kel. Bentiring Permai Kota Bengkulu dengan menyerahkan kelengkapan administrasi meliputi :

a. Profil organisasi/lembaga;

b. Nama dan jumlah anggota pemantau;

c. Alokasi anggota pemantau yang akan ditempatkan ke daerah;

d. Rencana dan jadwal kegiatan pemantauan serta daerah yang akan dipantau;

e. Nama, alamat dan pekerjaan penanggung jawab pemantau yang dilampiri 2 (dua) buah pas foto diri terbaru 4×6 berwarna;

f. Surat Pernyataan mengenai sumber dana yang ditandatangani oleh ketua lembaga Pemantau Pemilu;

g. Surat pernyataan mengenai independensi lembaga pemantau yang ditandatangani oleh ketua lembaga Pemantau Pemilu;

h. Surat pernyataan atau pengalaman dibidang pemantauan dari organisasi pemantau yang bersangkutan atau dari pemerintah negara lain tempat yang bersangkutan pernah melakukan pemantauan bagi pemantau pemilu luar negeri;

i. Surat pernyataan atau pengalaman dibidang pemantauan dari pemantau perseorangan yang bersangkutan atau dari pemerintah negara lain tempat yang bersangkutan pernah melakukan pemantauan bagi pemantau pemilu perseorangan yang berasal dari luar negeri;

j. Surat pernyataan mengenai independensi pemantau Pemilu perseorangan yang ditandatangani oleh pemantau Pemilu yang bersangkutan;

k. Surat rekomendasi dari Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bagi pemantau pemilu yang berasal dari perwakilan negara sahabat.

4. Persyaratan dibuat dalam rangkap 3 (tiga), map plastik warna hijau.

Demikian pengumuman ini, agar dapat menjadi perhatian.

 

 

 

 

oke

Serentak secara nasional tanggal 09 Maret 2014, seluruh KPU Se-Indonesia mengadakan gerak jalan sehat menuju pemilu Damai, Jujur dan Adil. Acara berlangsung meriah dan seru, usai melakukan gerak jalan sehat yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Bapak Sultan Najamudin, KPU Kota Bengkulu bekerjasama dengan KPU Provinsi Bengkulu membagi-bagikan Door Prize dengan hadiah Utama Motor Vega (On The Road) dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Gerak jalan ini start dari Stadion Sawah Lebar Bengkulu, menuju sentiong memutar di Masjid jamik Kota Bengkulu, melewati Kantor Walikota Bengkulu dan Finish kembali ke stadion. Dalam acara ini juga dilakukan Simulasi Pencoblosan Surat Suara Raksasa yang di komandoi oleh Bapak Eko Sugianto dari KPU Provinsi dan Ibu Sri Hartati dari Divisi Sosialisasi KPU Kota Bengkulu. Sebagian besar masyarakat Kota Bengkulu sudah memahami bagaimana cara memilih yang benar. (Zhr*)

20140309_011900

IMG_20140228_101733

Muda Dan Energik, begitulah gambaran 25 (Dua Puluh Lima) Orang Relawan Demokrasi yang dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu. Bertempat di Hotel Splash, 28 Februari 2014 para relawan dievaluasi kinerjanya, kendala apa saja yang dihadapi para relawan selama kurang lebih 2 (Dua) Bulan masa usai dilantik sebagai relawan demokrasi.

Beberapa relawan demokrasi terkendala pada pelaporan kegiatan, karena memerlukan tanda tangan masyarakat padahal bisa saja sosialisasi dilakukan di pasar-pasar atau dijalan-jalan. Untuk menyikapai hal tersebut harus dilakukan secara bertahap kepada masyarakat, disampaikan dengan pelan-pelan dan jangan terburu-buru, mudah-mudahan dapat diterima oleh masyakat tersebut, sebab dalam kelengkapan administrasi harus dilakukan dalam bentuk laporan tertulis sebagai pertanggung jawaban, jawab Divisi Sosialisasi Sri Hartati, M.Pd. (Zhr*)

IMG_20140227_101651

“Seru dan Wuahh!”, seluruh siswa siswi berteriak histeris menikmati alunan melodi band disela-sela acara coffe morning kerjasama juga dengan SMKN 3 Kota Bengkulu dan Indosat Mentari. Acara ini mengusung tema “gak milih, gak keren”, yang sengaja ditujukan bagi pemilih pemula, yang belum pernah memilih dan baru berusia 17 Tahun. Acara yang full atraktif ini dipandu oleh Febby presenter cantik Pro 2 RRI Bengkulu, disiarkan live melalui gelombang 105,4 FM Kota Bengkulu, on air dari pukul 08.00 s/d 10.30 WIB.

“Sosialisasi kali ini memang di tujukan kepada pemilih pemula yang belum mengetahui cara memilih, kita mengharapkan melalui kegiatan ini siswa siswi sebagai pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan cermat, sesuai dengan temanya “gak milih, ga keren”, Ungkap Ibu Sri Hartati, M.Pd. (Zhr*)

IMG_20140226_104539

Melalui Penyuluhan Peraturan Dan Audit Dana Kampanye Bagi Partai Politik Peserta Pemilu Se-Kota Bengkulu, Komisi Pemilihan Umum kembali menggelar sosialisasi tentang pelaporan Dana kampanye Tahap II yang ditujukan kepada Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2014.

Bapak Deby Harianto, S.Sos selaku Divisi Hukum mengingatkan, pelaporan Dana Kampanye tahap ke II meliputi 3 (tiga) laporan yaitu Laporan Penerimaan Dan Pengeluaran Dana Kampanye,  Laporan Pembukaan Rekening Khusus Dan Laporan Awal Dana Kampanye. Sebab berdasarkan Undang-Undang Nomor 08 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD Dan DPRD Pasal 138 Ayat (1) “Dalam hal pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat pusat, tingkat provinsi, dan tingkat kabupaten/kota tidak menyampaikan laporan awal dana Kampanye Pemilu kepada KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sampai batas waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134 ayat (1), partai politik yang bersangkutan dikenai sanksi berupa pembatalan sebagai Peserta Pemilu pada wilayah yang bersangkutan.”

Pasal 138 Ayat (3) “Dalam hal pengurus Partai Politik Peserta Pemilu tingkat pusat, tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota tidak menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana Kampanye Pemilu kepada kantor akuntan publik yang ditunjuk oleh KPU sampai batas waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 135 ayat (1), partai politik yang bersangkutan dikenai sanksi berupa tidak ditetapkannya calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota menjadi calon terpilih.

Pelaporan Dana Kampanye Tahap Ke-II paling lambat diterima Komisi Pemilihan Umum pada tanggal 02 Maret 2014 sampai dengan pukul 18.00 WIB. (Zhr*)

“Sukses Administrasi, Sukses Tahapan, Sukses Pemilu!”, bisikkan berantai inilah yang disampaikan kepada peserta Bimbingan Teknis Bagi Penyelenggara Pemilu Anggota DPR, DPD Dan DPRD Tahun 2014 dari sudut yang satu sampai sudut lain. Kalimat Sederhana tersebut sengaja dilemparkan kepada peserta Bimtek, khusus bagi seluruh Staf dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu, sebagai ilustrasi penyampaian informasi.  Bahwa Komisi Pemilihan Umum adalah lembaga publik, sehingga arus informasi banyak sekali yang keluar masuk, sehingga penyampaian informasi dan Komunikasi harus hati-hati karena satu saja kesalahan penyampaian informasi bisa menyebabkan perbedaan makna dan persepsi, apalagi menjelang pemilu anggota DPR, DPD Dan DPRD Tahun 2014, demikianlah Divisi Hukum Dan Pengawasan Bapak Deby Harianto, S.Sos mengawali materi.

Bimtek yang dilaksanakan di Hotel Nala pada Hari Minggu 23 Februari 2014, selain kepada bimbingan teknis penghitungan suara, lebih substansi kepada penanaman kekompakan  dan kerjasama sesama Sekretariat dan Komisioner, terutama menjelang Pemilu 09 April 2014.

Terakhir sebelum acara ditutup, Divisi Teknis , Bapak M.Alim MS, S.Sos menitipkan beberapa pesan menghadapi stress :

  1. Hadapi masalah dengan santai
  2. Bersedih hati jangan berlarut-larut, carilah pelipur lara
  3. Jauhkan amarah
  4. Jangan dengki dan Iri Hati
  5. Hadapi orang marah dengan tenang
  6. Jangan memperdulikan hal-hal yang dilakukan dengan orang lain
  7. Dunia ini selalu berputar
  8. Terimalah penderitaan dengan berserah diri
  9. Fisik selalu harus dijaga

Sukses pemilu 2014!. (Zhr*)IMG_20140223_110024

Rapat koordonasi yang di laksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu, bertempat di Hotel Nala Sea Side ini berlangsung selama 2 (dua) hari, mulai dari tanggal 27 – 28 Januari 2014, acara ini mengundang seluruh Ketua berserta anggota dan Sekretaris Se-Provinsi Bengkulu, membahas tuntas tahapan pemilu di Tahun 2014.

upload

Dalam Rakorda ini, dilakukan dengan bentuk round table dengan membagi kelompok-kelompok antara Ketua dengan Ketua, berikut anggota dengan divisinya masing-masing, termasuk juga sekretaris duduk di meja sesama sekretaris. Usai membedah dan menyampaikan ide dan gagasan masing-masing kelompok, dilakukan presentasi dan sebagai bahan saran dan masukan menghadapi Rakornas di KPU Pusat tanggal 4 s/d 7 Februari 2014 mendatang.(Zhr*)

PENGUNJUNG


Website counter